Sedangkan, jumlah lembaga jasa keuangan di bidang perbankan di wilayah Solo Raya sebanyak 191 kantor cabang Bank Umum Konvensional, 13 kantor cabang Bank Umum Syariah dan 74 kantor pusat BPR dan 8 kantor pusat BPRS dengan jumlah jaringan kantor sebanyak 393 kantor.
Sementara itu, tercatat 196 jaringan kantor lembaga jasa keuangan non-bank di Solo yang terdiri dari 76 kantor perusahaan asuransi, 90 kantor perusahaan pembiayaan, 11 kantor pegadaian, 2 kantor dana pensiun serta 17 kantor perusahaan sekuritas.
Dalam acara peresmian Kantor OJK Solo dan aktivasi gerai PELAKU itu, digelar juga talkshow “Sinergitas Pemerintah Daerah, Regulator, Akademisi dan Pelaku Usaha Dalam Pemberdayaan UMKM Di Indonesia : Strategi dan Tantangan Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)“, dengan narasumber Kusumaningtuti S.S, Ganjar Pranowo, FX. Hadi Rudyatmo, dan nara sumber dari kalangan akademisi, pelaku industri jasa keuangan serta UMKM.













