Feri juga mengendus adanya upaya penggiringan narasi yang dilakukan Wapres Gibran yang seolah-olah tegak lurus terhadap program Presiden Prabowo, hanya sebuah manipulasi.
Hal ini bisa dilihat dari program ‘Lapor Mas Wapres’ yang dinilainya bertentangan dengan peryataan sebelumnya yang taat akan program Presiden.
Dia justru mencurigai bahwa Gibran tengan sibuk mempersiapkan diri menuju 2029, mendatang.
“Jadi jangan-jangan bahasa bahwa segala program adalah program Presiden, saya tegak lurus kepada Presiden, saya akan dukung Presiden, di balik itu dia sibuk mempersiapkan kampanye menuju 2029. Kalau dia sedang mempersiapkan itu yang menderita bukan hanya Pak Deddy Sitorus, kita semua juga ikut menderita,” pungkas Feri.













