Itulah kualitas saksi pelapor yang ngoceh disidang Ahok. Kita jadi maklum, bagaimana mereka berfikir dan mengolah informasi.
Jika di depan sidang yang punya konsekuensi hukum saja mereka berani melontarkan opini tanpa fakta, apalagi ketika mereka sekadar ngoceh di depan publik?
Padahal Novel mengaku ulama. Irene sering ceramah di mana-mana.
Kita juga jadi tahu, kenapa anggota DPD Fahira Idris ngotot menyerukan jangan ada siaran langsung pada sidang ini. Mungkin saja Fahira paham, bagaimana kualitas saksi-saksinya. Padahal dia sangat ingin Ahok dipenjara.
Tapi, saya juga setuju dengan Fahira. Coba bayangkan jika tanya jawab persidangan dengan saksi-saksi sekualitas begini disiarkan secara langsung? Apakah itu tidak beresiko Indonesia terkena wabah diare masal?
Mendengar potongan beritanya saja, sejak pagi saya sudah beberapa kali bolak-bakik ke toilet.














