Seperti halnya Surya, yang dulu tidak bisa berbicara dengan artikulasi yang jelas, namun dengan pengajaran yang baik dan konsisten selama 9 tahun akhirnya sekarang bisa berbicara dengan normal.
Dia saat ini sudah kuliah semester III Universitas Siswa Bangsa Internasional (SBI) dan tidak lagi meminta uang jajan. Karena di kampusnya dia mengajar bahasa isyarat. “Padahal, dulu selama 9 tahun saya yang mengajarinya berbicara normal, dan kini malah mengajari bahasa isyarat. Alhamdulillah sudah mempunyai penghasilan,” ujarnya bangga.
Karena kaum disabilitas itu juga manusia, maka Dewi Yull berharap pemerintah memperhatikan kaum disabilitas yang dinilai selama ini tidak adil.
Yang penting kata Nahar, dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) yang dibahas oleh DPR dan pemerintah sekarang ini, harus tegas disabilitas itu menjadi mandat siapa. “Kalau masalah kesehatan apakah menjadi tugas Menkes, pendidikan ke Mendikbud, dan bahasa isyarat ke Kominfo. Itulah yang harus dipertegas,” pungkasnya. **aec














