Mereka gencar mempromosikan diri dengan kampanye, iklan menyuarakan gagasan-gagasan mereka. Namun Gun Gun meyakini semua itu tidak akan didengarkan masyarakat karena faktanya harga-harga kebutuhan pokok terus naik terutama di saat banyak bencana seperti sekarang ini. “Apa yang mereka lakukan menjadi negatif,” ujar Gun Gun lagi.
Pihaknya memahami kalau para politisi memiliki banyak kepentingan di tahun 2014 dan berusaha sekuat tenaga mengantongi simpati rakyat. Namun mencari simpati dengan mengenyampingkan kerja yang nyata yang bisa dirasakan rakyat, tidak akan ada gunanya untuk para politisi itu. “Publik justru akan menilai juga bahwa ada yang salah pada diri mereka dalam menetapkan skala prioritas,” tambahnya.
Dirinya pun mencontohkan Menteri Perdagangan yang juga Calon Presiden Konvensi Partai Demokrat, Gita Wiryawan yang genjar memasang iklan dan ikut serta dalam berbagai gelaran konvensi. “Gita itu iklannya banyak sekali, paling tidak diantara para peserta konvensi.Namun itu semuanya sia-sia karena di tengah kondisi bencana alam seperti banjir, harga-harga kebutuhan pokok naik,” kata Gun Gun.
Masyarakat pun ujarnya lagi hanya melihat menteri yang satu ini sibuk konvensi dan iklan saja, dan seperti tidak berupaya menjaga stabilitas harga agar tidak naik. “Ini justru tidak akan mendapatkan simpati publik,” pungkasnya.











