Pertumbuhan beban pokok pendapatan per Kuartal III-2021 tercatat sebesar 47,26 persen menjadi Rp1,85 triliun dari Rp1,26 triliun pada periode yang sama di 2020.
Sehingga, laba bruto BSDE per Kuartal III-2021 menjadi Rp3,31 triliun atau meningkat 9,69 persen (y-o-y).
Hermawan mengatakan, manajemen perusahaan berkeyakinan bahwa BSDE bisa melanjutkan pertumbuhan positif hingga akhir 2021.
“Hal tersebut dibuktikan oleh kinerja pada Kuartal III-2021. Untuk mendukung pertumbuhan di masa mendatang, saat ini perseroan telah mengamankan cadangan lahan (landbank) seluas 3.752 hektar”.
Adapun kontribusi cadangan lahan terbesar berasal dari BSD City seluas 2.128 hektar, Grand Wisata Bekasi seluas 444 hektar dan Benowo Surabaya seluas 435 hektar.
“Cadangan lahan yang dimiliki perseroan tersebar di lokasi strategis di kota-kota besar Indonesia, seperti Jabodetabek, Surabaya, Makassar, Palembang, Balikpapan dan Samarinda,” katanya.
Selain lahan mentah yang belum diolah, lanjut Hermawan, BSDE juga memiliki persediaan real estat yang siap jual senilai Rp3,43 triliun dan bangunan yang sedang dalam tahap konstruksi senilai Rp2,37 triliun.
“BSDE juga memiliki lahan yang sedang dikembangkan senilai Rp6,12 triliun. Ini merupakan katalis pertumbuhan berkelanjutan kami di masa mendatang,” papar Hermawan.














