JAKARTA – Peristiwa demi peristiwa kekerasan yang terjadi belakangan ini semakin menegaskan bahwa nilai-nilai kemanusiaan diabaikan.
Orang dengan mudah mencabut nyama orang lain hanya karena terjadi persoalan.
Mirisnya, beberapa kejadian pembunuhan justru terjadi didepan mata penegak hukum.
Namun sayangnya, penegak hukum hampir tidak berdaya di hadapan teror terhadap kemanusiaan.
Peristiwa terakhir adalah pembantaian terhadap 4 tahanan titipan asal NTT di Lapas Sleman.
Peristiwa pembataian tersebut mencermainkan pemimpin negara ini dan penegak hukum tIdAk mampu memberi jaminan keamanan dan keselamatan terhadap warganya.
Kita amat prihatin dengan peristiwa.
Menanggapi kejadian ini, Formadda NTT menyatakan:
1. Mengutuk keras peristiwa yang tidak beradab ini dan meminta penegak hukum mengusut kasus ini sampai tuntas dan menghukum pelaku seberat-beratnya.
2. Mendesak presiden SBY dan Kapolri untuk menjamin rasa aman terhadap pemuda dan mahasiswa NTT di Jogjakarta yang dalam beberapa hari ini disweaping oleh oknum-oknum aparat dan menimbulkan rasa takut yang mencekam.
3. Pangdam harus memberi kepastian bahwa bisa mengendalikan anggotanya yang berkeliaran di setiap lorong kost mencari anak-anak NTT. Kalau terbukti pembantian ini dilakukan oleh oknum TNI, maka kami mendesak agar Pangdam dicopot krn melakukan pembiaran dan tdk mampu menertibkan anak buahnya.













