Praktikno menekankan, pertemuan Jokowi-SBY ini sekedar silaturahmi biasa. “Yang penting antar pemimpin yang saling bertukar pikiran. itu saja,” ucapnya.
Saat ditanya mengenai masukan yang disampaikan SBY dalam pertemuan itu, Mensesneg Pratikno mengemukakan, bahwa pertemuan itu adalah dialog 2 (dua) arah. Selebihnya, tidak ikut di dalam pertemuan. Namun kalau ada permintaan, Mensesneg berjanji akan menyampaikan kepada Presiden. “Ini kan juga inisiatif kedua belah pihak,” pungkasnya.












