Tiga program prioritas pemerintahan Prabowo Gibran ini adalah program paling merakyat yang dilakukan sebuah pemerintahan di Indonesia, karena akan memberi makan bergizi setiap hari kepada lebih dari 80 juta anak anak Indonesia, memberi rumah bagi setidaknya 12-15 juta orang dan melakukan hilirisasi, pengolahan atau industrialisasi dalam menyerap jutaan tenaga kerja dan menciptakan pekerjaan bagi jutaan orang.
Anehnya ini belum dipandang sebagai kesempatan emas oleh para pengusaha paling cuan di sektor tembakau, sektor sumber daya alam sawit, tambang, migas dan perusahan raksasa pangan untuk berkontribusi.
Padahal inilah kesempatannya.
Ada beberapa sebab pengusaha pengusaha kakap nasional enggan atau belum berkontribusi sampai hari ini terhadap tiga program pemerintahan tersebut:
Pertama, mungkin sejak semula pengusaha tersebut apriori terhadap pemerintahan.
Mereka tidak peduli siapapun pemerintahan, pengusaha hanya peduli apakah cuan atau tidak.
Kedua, pengusaha tersebut mungkin adalah pendukung kandidat yang kalah dan sampai saat ini masih menyimpan dendam, sehingga dalam hati berharap kondisi ekonomi berantakan sehingga pemerintahan ini gagal.