Detik demi detik waktu telah berlalu, akhirnya ada juga jawaban yang bisa jadi benar.
Zulhas dipilih jadi menteri untuk memecah koalisi prematur PKS dan Partai Demokrat.
Dengan masuknya Zulhas Ketum PAN dalam jajaran “Pasukan Perang Politik” Jokowi, berarti sisa suara koalisi prematur PKS dan PD hanya 16 %, bukankah angka itu tak mencapai syarat Presidential Threshold 20 % untuk pengajuan Capres 2024?
Jika sudah demikian maka mimpi Anies dan AHY untuk Nyapres 2024 menjadi bubar, dan tinggal menyampaikan curhatnya ke para genderuwo di Candi Hambalang.
Betapa cerdas dan piawainya Silat Politik Jokowi.
Penulis adalah Pemerhati Politik di Jakarta.















