Setelah perkebunan sawit, pemerintah akan menertibkan tambang-tambang ilegal. “Saya telah diberi laporan oleh aparat-aparat bahwa terdapat 1.063 tambang ilegal dan potensi kekayaan yang dihasilkan oleh 1.063 tambang ilegal ini dilaporkan potensi kerugian negara adalah minimal 300 triliun,” ujar Prabowo.
Ia meminta dukungan penuh dari MPR dan partai politik untuk pemberantasan ini.
“Saya beri peringatan, apakah ada orang-orang besar, orang-orang kuat, jenderal-jenderal dari manapun, apakah jenderal dari TNI atau jenderal dari polisi atau mantan jenderal, tidak ada alasan. Kami akan bertindak atas nama rakyat,” tegasnya.
Presiden juga mengingatkan agar kader partainya sendiri tidak dilindungi apabila ada yang terbukti terlibat. “Walaupun kau Gerindra, tidak akan saya lindungi,” ujarnya.
Untuk menghindari konflik kepentingan, Prabowo memerintahkan Panglima TNI dan Kapolri menggunakan pasukan dari provinsi lain dalam operasi penertiban.
“Kalau ada yang berani, saya telah perintahkan panglima TNI dan Kapolri kalau anda mau ke provinsi ini pakai pasukan dari provinsi lain jangan-jangan ada anak buahmu di kebun-kebun itu!” ucapnya.
Ia pun menegaskan, rakyat kecil yang benar-benar menambang untuk mata pencahariannya akan dilegalkan melalui koperasi.














