Dipo menegaskan, PT Pertamina harus bisa melakukan audit secara berkala dan menyeluruh terhadap pengadaan BBM yang siap dijual ke masyarakat.
Langkah ini menurutnya sangat penting untuk memastikan kualitas BBM yang sampai ke masyarakat sesuai dengan standar yang telah ditetapkan, sekaligus dapat mendeteksi berbagai potensi penyimpangan, seperti campuran bahan yang tidak sesuai standar atau praktik curang lainnya.
“Mengapa harus audit? Karena penting, biar kita bisa tahu jenis BBM yang beredar di masyarakat itu sudah sesuai dengan spesifikasinya masing-masing dan tidak ada dugaan oplosan yah”, tegas Dipo.
Lebih lanjut, politisi PKB itu menjelaskan, proses audit merupakan bagian dari upaya untuk memperkuat sistem pengawasan.
Sebab, lemahnya pengawasan salama ini membuka celah bagi pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab menyusup dan merusak sistem bisnis PT Pertamina sehingga berakibat pada kerugian negara.
“Saya berharap audit ini harus dilakukan oleh pihak independen serta harus transparan dan profesional termasuk inspeksi terhadap rantai pasok BBM.”, tambah Dipo