Selain pengembangan kawasan industri, papar Tondy, DMAS juga berfokus melakukan pengembangan Kawasan komersial serta hunian. Permintaan pada sektor hunian dan sektor komersial diperkirakan akan meningkat seiring meningkatnya aktivitas ekonomi di Kota Deltamas. “Oleh karena itu, kami optimis dapat mencapai target prapenjualan Rp1,81 triliun di tahun 2025,” ujarnya.
Tondy menambahkan, Perseroan akan terus melanjutkan pembangunan kawasan Kota Deltamas untuk mewujudkan kawasan terpadu modern ramah lingkungan dan menjadi pusat aktivitas serta one-stop-living city di area timur Jakarta. DMAS adalah pengembang kawasan terpadu Kota Deltamas di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, dengan luas area pengembangan sekitar 3.200 hektar.












