Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur ini mengatakan pernyataan Ibu Mega tersebut sebagai bentuk harapan kepada Presiden Prabowo sebagai pemimpin nasional, agar bisa menjadi pelopor pembangunan hukum.
Hal ini penting agar arah politik hukum memberikan sumbangsih bagi tumbuh berkembangnya perekonomian nasional.
“Harapan ini tentu sesuai dengan harapan kita semua,” terangnya.
Ungkapan makna bahwa Ibu Mega bersahabat baik dengan Presiden Prabowo karena faktanya memang tidak ada hal yang menyebabkan hubungan keduanya retak dan memang telah bersahabat sejak lama.
“Mohon doanya saja kedua tokoh bangsa ini bisa segera bertemu secara fisik, meskipun saya yakin hubungan batin kedua beliau tetap erat,” jelasnya.
Politisi Senior PDI Perjuangan ini menilai pertemuan kedua tokoh ini tentu baik bagi kehidupan politik nasional.
Setidaknya, pertemuan ini meredakan kegaduhan yang tidak proporsional, terutama dari kalangan pendegung.
“Doakan pertemuan kedua beliau bisa terlaksana setidaknya sebelum PDI Perjuangan melaksanakan Kongres,” imbuhnya.
Seperti yang ditegaskan sebelumnya, bahwa rencananya dalam Kongres PDI Perjuangan, DPP PDI Perjuangan akan mengundang Presiden Prabowo.
“Sebagai tamu kehormatan pada kongres nanti, tentu sudah sewajarnya didahulu pertemuan Ibu Mega dengan Presiden Prabowo,”terangnya.














