Politisi senior PDI Perjuangan ini menjelaskan kalau kehidupan kebangsaan ini terus gaduh, berpolemik secara tidak proporsional, urusan-urusan hukum bisa di otak atik, ada ketidakpastian hukum maka akan dipersepsikan negatif oleh rakyat dan pelaku pasar.
Padahal, bangsa ini menghadapi situasi ekonomi yang tidak akan mudah kedepan.
“Kelas menengah kita merosot, terjadi sejumlah pemutusan hubungan kerja. Market menunggu arah kebijakan ekonomi dari pemerintah Presiden Prabowo, khususnya tentang kebijakan ekonomi. Berikan suasana yang kondusif, ada kepastian hukum agar pemerintah bisa bekerja dengan baik,” pungkasnya.















