Mereka ingin memberi tahu warga Jakarta di daratan yang masih percaya Basuki menistakan agama adalah keliru dan mereka telah dibohongi oleh orang-orang yang punya kepentingan politik dan uang.
“Aneh, orang Kepulauan Seribu mah biasa-biasa saja. Tapi kenapa orang Jakarta daratan ribut Pak Ahok menistakan agama. Gak ada penistaan agama, kalau ada udah habis oleh orang pulau, ” jelas Dewi.
Jika persidangan tetap diteruskan dan Basuki tidak dibebaskan, menurut Dewi dan Hamidah semua ini sungguh sudah kelewat batas karena mengadili orang yang tidak bersalah.
“Jelas sudah kelewatan, orang baik difitnah dan didakwakan menista agama. Ini persidangan pepesan kosong,” tambah kedua warga Pulau Panggang itu.














