BANDUNG-Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kementerian Perdagangan (Kemendag), Nus Nuzulia Ishak meminta seluruh daerah memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat. “Sinergi dan sinkronisasi pemerintah pusat dan daerah dapat membuat masing-masing pihak lebih proaktif sehingga dapat membantu dunia usaha dalam mencapai target ekspor yang ditetapkan pemerintah,” tegas Dirjen Nus saat membuka Forum Koordinasi Teknis Program Pengembangan Ekspor antara Pusat dan Daerah, di Bandung, Kamis (28/8).
Sekedar catatan, sampai Juni 2014, tercatat bahwa ekspor Indonesia mencapai USD 15,42 miliar atau meningkat 4% dibandingkan ekspor bulan Mei 2014, serta meningkat 4,45% bila dibandingkan ekspor bulan Juni 2013. Sementara itu, ekspor nonmigas Juni 2014 berhasil mencapai USD 12,63 ribu atau naik 1,43% dibanding Mei 2014, demikian juga bila dibandingkan ekspor bulan Juni 2013 atau naik sebesar 5,58%. Sedangkan, ekspor nonmigas periode Januari-Juni 2014 mencapai USD 73,14 miliar atau menurun 2,14% dibanding periode yang sama tahun 2013 yang tercatat sebesar USD 74,70 miliar. Dengan demikian, bila kita hitung persentase capaian terhadap target ekspor nasional, maka hingga bulan Juni 2014, kinerja ekspor nonmigas telah mencapai 47,28% dari target ekspor yang telah ditetapkan. Kemendag optimis bahwa hingga akhir tahun 2014, proyeksi pencapaian ekspor akan mencapai target yang ditentukan.














