Ia menambahkan, mayoritas responden menyatakan setuju dengan keberadaan Wantimpres.
Sebanyak 52,9% responden menyatakan sangat setuju atau cukup setuju, sementara sekitar 21,2% menyatakan kurang atau tidak setuju sama sekali.
Namun demikian, terdapat 25,9% responden yang belum memiliki sikap atau tidak menjawab.
“Mayoritas publik menilai keberadaan Wantimpres masih diperlukan. Sebanyak 62,6% responden menyatakan sangat perlu atau cukup perlu terhadap keberadaan lembaga ini. Sementara itu, 27,6% responden menyatakan tidak perlu atau kurang perlu, dan 9,8% lainnya tidak memberikan jawaban,” sambungnya.
Ketika CIGMark menanyakan lebih lanjut, siapa yang pantas menjadi Ketua Wantimpres, Setia menyampaikan bahwa sebanyak 78.4 persen responden menilai Jokowi sebagai tokoh yang layak dan cocok.
“Ya meski tentang komposisi wantimpres berikut ketua yang akan memimpin institusi negara itu merupakan otoritas Presiden Prabowo,” jelasnya.
Namun saat ditanya siapa tokoh yang paling cocok menjadi Ketua Wantimpres, mayoritas responden memilih Joko Widodo dengan dukungan sangat dominan, yaitu 78,4%, jauh di atas nama-nama lainnya.