Produk trade finance ini akan diperkuat dengan program special pricing dan pendampingan penerbitan dokumen instrumen perdagangan.
Selanjutnya, BNI memiliki produk FX swap untuk memenuhi kebutuhan likuiditas rupiah dari pemilik reksa valuta asing.
Dengan skema pertukaran valuta asing menjadi rupiah dengan jangka waktu yang dapat disesuaikan dengan kewajiban pelaporannya, produk ini menawarkan biaya yang lebih ringan dan jangka waktu transaksi yang lebih fleksibel bagi nasabah eksportir.
Terakhir, BNI juga memiliki cash collateral credit DHE yang dapat digunakan untuk keperluan modal kerja bagi nasabah eksportir.
“Jangka waktu cash collateral ini tentu akan mengikuti jangka waktu penempatan DHE, dengan tingkat margin yang sesuai untuk setiap eksportir,” tambahnya.
Sosialisasi DHE di 3 Kota
BNI baru-baru ini berhasil menyelenggarakan workshop sosialisasi DHE di tiga kota besar, yaitu Jakarta, Medan, dan Surabaya.
Silvano menyatakan, program ini bertujuan untuk menarik minat calon klien untuk menempatkan dana mereka di BNI.
“Sebagai komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dengan menyediakan produk dan fasilitas perbankan yang inovatif bagi eksportir, BNI akan terus melakukan sosialisasi dan workshop untuk memberikan informasi terkini mengenai PP No. 36 Tahun 2023,” tambahnya













