Selain itu, UKM tersebut akan melakukan kegiatan ekspor berkala meski di tengah kondisi ketidakpastian global akibat pandemi Covid-19.
“Peserta ECP diberikan pendampingan mengenai kesiapan dokumen ekspor, hal-hal yang perlu dipersiapkan saat negosiasi dengan calon buyer, pengetahuan tentang kepabeanan dan pengiriman barang ekspor, kalkulasi harga ekspor, dan sistem pembayaran ekspor,” ujarnya.
“Diharapkan dengan program ini, semakin banyak UKM yang berhasil melakukan ekspor sehingga mendorong peningkatan ekspor Indonesia di pasar global,” tutup Heryono.














