Menurut Tondy, Perseroan membukukan laba usaha sebesar Rp1,14 triliun, atau tumbuh 5,9% dibandingkan laba usaha di tahun sebelumnya sebesar Rp1,08 triliun. Marjin laba usaha di tahun 2024 adalah 56,18%, sedikit lebih tinggi dibandingkan marjin laba usaha di tahun sebelumnya sebesar 56,12%.
Dari sisi fundamental, jumlah aset DMAS per 31 Desember 2024 tercatat Rp8,25 triliun, lebih tinggi Rp1,54 triliun atau sekitar 22,9% dibandingkan dengan aset Perseroan per 31 Desember 2023 yang sebesar Rp6,72 triliun. Posisi kas bersih Perseroan per 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp1,76 triliun, meningkat Rp732,8 miliar dibandingkan dengan posisi per 31 Desember 2023 sebesar Rp1,03 triliun. Liabilitas Perseroan per 31 Desember 2024 tercatat Rp1,04 triliun.
“Perseroan akan terus melanjutkan pembangunan kawasan Kota Deltamas untuk mewujudkan sebuah kawasan terpadu modern ramah lingkungan dan menjadi pusat aktivitas serta one-stop-living city di area timur Jakarta,” ujarnya.














