Terhadap ketentuan dan pelaksanaan booster vaksin mandiri, Kementerian Kesehatan untuk mengaturnya secara detil, termasuk ketentuan biayanya, agar para penyelenggara booster vaksin covid19 tidak memanfaatkan peluang pasar hanya demi keuntungan ekonomi semata.
Hal yang sama sebenarnya telah terjadi terhadap pelaksanaan PCR dan Swab Antigen.
Pemerintah tetap menjalankan Swab Antigen dan PCR secara gratis, terutama terhadap mereka yang karena mengalami kontak dengan pasien covid19 dan ter-tracing oleh petugas kesehatan, maka mereka mendapatkan layanan PCR secara gratis.
Akan tetapi ada banyak rakyat kita yang melakukan Swab Antigen dan PCR mandiri untuk kebutuhan dan kepentingannya sendiri, misalnya untuk mencegah penularan di keluarga, dan kebutuhan bisnis.
Kita sangat berharap kekebalan kawanan segera terbentuk, dan kita tidak mendapati kembali gelombang ketiga covid19 di tanah air.
Sebab bila ini terjadi, maka kebutuhan booster vaksin menjadi keniscayaan.
Keadaan itu berkonsekuensi terhadap kebutuhan ketersediaan anggaran yang sangat besar, dan bila berlangsung lama, saya pastikan postur fiskal kita menjadi tidak sehat.
APBN kita akan masuk dalam putaran pandemi yang panjang. Kita harus disiplin terhadap target, dan ingat bahwa vaksinasi covid19 adalah game changer bagi pemulihan ekonomi kita.













