Jadi langkah bijak dan sangat adil bila mereka yang telah tervaksin pada dosis 1 dan 2,dan ingin menjalani booster vaksin, serta mampu secara ekonomi untuk menjalaninya secara mandiri.
Sehingga pemerintah dapat mengalokasikan vaksin gratis terhadap mereka yang belum menerima dosis vaksin 1 dan 2, termasuk mereka yang kurang mampu secara ekonomi untuk menjalani booster vaksin. Gotong royong seperti inilah yang kita perlukan kedepan.
Saya mendukung langkah pemerintah memberlakukan booster vaksin gotong royong.
Apapun bentuk vaksinya baik Sinopharm maupun lainnya, prinsipnya secara keekonomian bisa dijangkau dan khusus diperuntukan untuk kategori yang saya maksudkan diatas.
Yang prinsip kebijakan ini tidak mengganggu ketersediaan vaksin gratis bagi mereka yang belum menerima dosis 1 dan 2.
Bagi mereka yang ingin mendapatkan vaksin mandiri untuk dosis 1 dan 2, saya kira pemerintah perlu membuka kesempatan, tetapi hanya diperuntukkan terhadap korporasi yang mengajukan permohonan, dan tidak untuk diperdagangkan.
Penulis adalah Ketua Badan Anggaran DPR RI dan Juga Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Perekonomian













