Dikatakan Zarman Syah, bahwa anggaran Kemensos 2025 sebesar Rp79,6 Triliun lebih fokus untuk mengurangi angka kemiskinan seluruh Indonesia.
“Untuk mengurangi dan mencegah masyarakat miskin itu perlu dana yang sangat besar, tidak cukup anggaran Kemensos saja, karena itu perlu bersinergi dengan semua lembaga dan kementerian,” imbuhnya.
Seperti diketahui, Ketua Komisi VIII DPR Ashabul Kafi menjelaskan, Komisi VIII DPR menyetujui pagu anggaran Kemensos untuk Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp 79,6 triliun.
Anggaran itu mencakup tambahan dana sebesar Rp 2,4 triliun yang akan dialokasikan untuk program permakanan lansia, disabilitas tunggal, dan atensi yatim piatu,” katanya, di Jakarta, (12/9/2024).
Adapun rincian anggaran ini dibagi ke beberapa unit kerja Eselon I Kementerian Sosial, dengan alokasi terbesar diterima oleh Direktorat Jenderal (Direktorat Jenderal) Pemberdayaan Sosial yang mencapai Rp 44,4 triliun.
Selain itu, Sekretariat Jenderal, Inspektorat Jenderal, Ditjen Rehabilitasi Sosial, maupun Ditjen Perlindungan dan Jaminan Sosial juga menerima alokasi sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
Dalam rapat ini, Komisi VIII DPR RI juga menyetujui usulan tambahan anggaran sebesar Rp 7,2 triliun.















