LAMPUNG-Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi mencanangkan operasional Sistem Resi Gudang (SRG) di Lampung.
Langkah ini merupakan salah satu upaya pemerintah meningkatkan daya saing produk dalam negeri dalam kompetisi perdagangan dunia, termasuk menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015.
“Kementerian Perdagangan terus melakukan berbagai upaya mendorong perluasan pelaksanaan SRG seperti pembentukan kelompok kerja, sosialisasi, serta pelatihan tenaga penyuluh dan tenaga pengawas. Selain itu juga dilakukan MoU dengan kementerian/lembaga terkait, termasuk pembangunan 117 gudang yang salah satunya adalah gudang SRG di Lampung Selatan ini,” tegas Bayu saat menghadiri Pencanangan Operasional SRG dan Peringatan Hari Koperasi ke-67 Tingkat Provinsi Lampung, di Lampung Selatan, Selasa (14/10).
Gudang milik Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Selatan tersebut merupakan gudang SRG yang telah melalui uji coba sosialisasi dan edukasi implementasi SRG di Lampung Selatan.
Sampai 13 Oktober 2014, telah ada lima resi gudang yang diterbitkan senilai Rp 163.533.300 dengan komoditas gabah yang pembiayaannya dari Bank BJB.
“Dengan SRG, dapat diupayakan peningkatan kelancaran distribusi barang/komoditas, peningkatan kualitas dan kuantitas produk, serta kemudahan memperoleh sumber pembiayaan bagi para pelaku usaha, baik petani, koperasi, UKM dan pedagang, pabrikan, serta eksportir,” jelasnya.













