BERLIN –Pemerintah Indonesia berkomitmen mendorong berbagai upaya peningkatan ekspor UMKM Indonesia ke Jerman di samping mempercepat penyelesian perundingan perjanjian ekonomi komprehensif antara Indonesia dan Uni Eropa (Indonesia-EU CEPA).
Hal ini disampaikan Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) RI Dyah Roro Esti Widya Putrimelakukan pertemuan bilateral dengan State Secretary of the Federal Ministry for Economic Cooperation and Development (Bundesministerium für wirtschaftliche Zusammenarbeit und Entwicklung/BMZ), Niels Annen, di Berlin, Jerman, pada Senin (15/9).
“Kemendag saat ini sedang fokus mendorong UMKM agar bisa ekspor. Hal ini mengingat kontribusi UMKM terhadap PDB Indonesia cukup besar, yakni sekitar 60 persen. Untuk itu, Kemendag memiliki program UMKM BISA (Berani Inovasi Siap Adaptasi) Ekspor dan diharapkan dapat diintegrasikan dengan program yang dimiliki Pemerintah Jerman, salah satunya melalui forum Komite Ekonomi dan Investasi Bersama Jerman-Indonesia (JEIC), yang sekaligus dapat menjadi wadah memperlancar fasilitasi perdagangan kedua negara,” ujar Wamendag Roro.
Salah satu komoditas yang didorong ekspornya yaitu kopi, mengingat tingginya minat terhadap kopi di kawasan Eropa dan banyak pelaku UMKM di industri tersebut.















