“Dengan semakin meningkatnya kenyamanan nasabah dalam bertransaksi digital, diharapkan akan membantu peningkatan dana pihak ketiga (DPK) ritel, serta pendapatan berbasis biaya (fee-based income),” katanya.
Sementara itu, SEVP Digital Business BBTN, Thomas Wahyudi menyampaikan, peningkatan kepercayaan nasabah terhadap platform digital BTN terlihat dari pencapaian Bale by BTN sejak masih bernama BTN Mobile.
Hingga kini, jumlah pengguna Bale by BTN diproyeksikan mencapai 3,6 juta users, dengan nilai transaksi mencapai Rp8 triliun per bulan dan setiap bulannya BTN mendapatkan 125.000 pengguna baru Bale by BTN.
“Performance digital BTN menunjukkan pertumbuhan positif dengan peningkatan user aktif Bale by BTN. Hal ini dikarenakan BTN telah bertransformasi sedemikian rupa, sehingga transaksi digitalnya mengalami quantum leap (lompatan signifikan),” ucap Thomas.
Pada era digital, kata Thomas, masyarakat mencari layanan yang dapat mengoptimalkan seluruh kebutuhan perbankan.
Oleh karena itu, lanjut dia, semakin nasabah merasa nyaman bertransaksi melalui platform digital, maka akan semakin tinggi transaksi dan jumlah simpanan saldo di rekening tabungan. Kondisi ini terlihat dari saldo tabungan, eDepo (deposito online) dan saldo merchant di Bale by BTN yang meningkat pada akhir 2024.















