Dalam program Jaga Usaha ini, KemenKopUKM melakukan kurasi kepada pelaku usaha mikro sebelum mendapatkan dukungan modal usaha dari BAZNAS.
Dia berharap dengan bantuan yang selama ini sudah diberikan dapat membangkitkan semangat berusaha sehingga kedepan perekonomian mereka bisa bangkit kembali usai diterpa pandemi.
“Kita kurasi mereka itu sesuai syarat dari BAZNAS. Kedepan kita harap bencana ini (pandemi) dan situasi kembali stabil dan kita harap tidak banyak yang dibantu tapi kalau situasinya memang berlanjut dan pelaku usaha mikro masih perlu dibantu kenapa tidak,” lanjutnya.
Di tempat yang sama Ketua BAZNAS, Nur Chamdani, menegaskan bahwa pihaknya siap menjadi yang terdepan dalam upaya menjalankan program Jaga Usaha.
Menurutnya program ini menjadi salah satu dari program utama selain dari program Jaga Ulama dan Jaga Yatim.
“Kedepan tentu menjadi komitmen BAZNAS, insyaallah misi BAZNAS menjadi lembaga utama dalam mensejahterakan umat. Insyaallah permasalahan kemanusiaan tetap menjadi prioritas kami,” kata dia.
Terkait dengan program Jaga Usaha, dia membenarkan bahwa selama ini telah menjalin sinergi yang erat dengan KemenKopUKM.
Setidaknya ada dua skema dalam menjalankan program ini yaitu dengan memberikan dukungan berupa modal usaha bagi pelaku usaha mikro.














