Kemudian BAZNAS memborong produk pelaku usaha mikro khususnya di sektor makanan dan minuman untuk selanjutnya didonasikan ke lembaga-lembaga kemanusiaan seperti panti, yayasan dan lainnya.
Dua skema kerja dari Jaga Usaha ini sudah dijalankan bersama KemenKopUKM di tahun 2021 lalu.
“Ada dua model BAZNAS dalam membantu usaha mikro pertama dengan memborong produk warung – warung kecil, kita beli lalu kita bagikan kepada para mustahiq korban Covid dan ada juga bantuan modal usaha bekerja sama dengan KemenKopUKM,” lanjutnya.
Sementara itu Ketua Yayasan Pundi Amal Bakti Ummat, Qodiran, berterima kasih kepada KemenKopUKM dan juga BAZNAS yang telah memberikan dukungan kepada yayasannya khususnya kepada anak-anak yatim yang diasuhnya.
Dia berharap program-program serupa dapat dilanjutkan sehingga akan semakin banyak anak yatim di Indonesia yang mendapatkan dukungan modal – spiritual dari pemerintah.
“Terima kasih kepada jajaran Kementerian dan juga BAZNAS dalam acara silaturahmi ini, mudah – mudahan target-target kerja dari masing-masing bisa tercapai dan dikabul oleh Allah SWT,” ucap dia.
Sebagai informasi, dalam acara ini juga diserahkan berupa modal usaha secara simbolis bagi lima pelaku usaha mikro di wilayah Bekasi.














