JAKARTA – PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) berencana menerbitkan surat utang yang ditawarkan kepada pemodal profesional sebesar Rp100 miliar, yang perolehan dananya akan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan modal kerja.
Berdasarkan Prospektus Ringkas HRTA terkait rencana penawaran surat utang yang diterbitkan di Bandung, Kamis (16/1), emiten emas perhiasan ini akan menerbitkan dan menawarkan Obligasi Berkelanjutan II Tahap II-2025 sebesar Rp100 miliar.
Seperti diketahui, total target penghimpunan dana dari Obligasi Berkelanjutan II yang diterbitkan HRTA mencapai Rp1 triliun.
Sebelumnya, perusahaan di bawah kendali PT Terang Anugrah Abadi ini telah mendistribusikan Obligasi Berkelanjutan II Tahap I-2024 sebesar Rp900 miliar.
Pada rencana penawaran Obligasi Berkelanjutan II Tahap II-2025 senilai Rp100 miliar, surat utang ini memiliki tenor tiga tahun dengan tingkat bunga tetap sebesar 7,6 persen per tahun.
Obligasi Berkelanjutan II milik HRTA telah mendapatkan peringkat idAAA (Triple A, Corporate Guarantee) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).
Manajemen HRTA menunjuk PT Bahana Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi.
Masa penawaran umum surat utang ini diagendakan pada 31 Januari-3 Februari 2025, penjatahan pada 4 Februari, pendistribusian obligasi secara elektronik (Tanggal Emisi) pada 6 Februari 2025 dan pencatatan surat utang di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 7 Februari 2025.













