Ketidaktahuan Polri akan sejarahnya, demikian Maman menuturkan lebih lanjut, akan mendorong penyelesaian tugasnya setengah-setengah. Beri bukti kepada masyarakat bahwa Polri bekerja dengan baik dan tuntas terkait dengan kasus-kasus penganiayaan atau kekerasan atas nama agama. Bukti itu juga perlu untuk menegaskan bahwa di Indonesia memang masih ada Pancasila. “Bagi para intel polisi, sebenarnya gerakan yang semacam ini sangat mudah terdektesi. Namun selalu dalam setiap kasus, seperti halnya di film, polisi terlambat datang menyelesaikan masalah yang ada dalam masyarakat. Sungguh, kita perlu bukti bahwa Polri memang menjunjung tinggi Pancasila juga dan tidak hanya sekedar slogan,” pungkasnya.













