Pendekatan program CSR ini bersifat partisipatif. Masyarakat menjadi pelaku utama, bukan sekadar penerima manfaat. PT Sumber Segara Primadaya (S2P) – PLTU Cilacap menempatkan tim pendamping CSR untuk melakukan pembinaan lapangan secara rutin, memastikan setiap tahap pemberdayaan berjalan sistematis hingga koperasi benar-benar mandiri.
Perusahaan juga telah merancang berbagai inisiatif lanjutan seperti digitalisasi sistem koperasi, pengembangan ekonomi sirkular untuk optimalisasi potensi lokal, serta penguatan jejaring antar koperasi di desa binaan.
Strategi ini diarahkan untuk membangun koperasi desa yang transparan, adaptif terhadap teknologi, dan mampu memperluas akses pasar.
Koperasi UBSK kini juga menjadi mitra strategis perusahaan dalam pemenuhan kebutuhan operasional seperti penyediaan tenaga kerja, perlengkapan kantor, dan layanan acara perusahaan.
Kolaborasi ini tidak hanya memastikan keberlanjutan usaha koperasi, tetapi juga membuka peluang yang lebih luas bagi produk lokal untuk masuk ke pasar yang lebih besar.
Imam Ratiman, pengurus Koperasi UBSK, menegaskan bahwa program ini memberikan dampak signifikan terhadap kehidupan masyarakat.
“Pendapatan usaha meningkat, lapangan kerja bertambah, dan koperasi semakin mandiri. Kami berharap sinergi ini terus berjalan agar manfaatnya semakin luas,” ungkapnya.













