Perbaikan ekspor nonmigas pada Februari 2014 terutama dipengaruhi ekspor komoditas minyak nabati dan batubara yang kembali tumbuh positif masing-masing sebesar 26,1% (mtm) dan 2,1% (mtm), sedangkan ekspor produk karet, mesin & peralatan mekanik, dan produk kimia menurun.
Surplus neraca perdagangan pada Februari 2014 juga dipengaruhi menurunnya defisit neraca perdagangan migas.
Defisit neraca perdagangan migas turun dari 1,05 miliar dolar AS pada Januari 2014 menjadi 0,80 miliar dolar AS pada Februari 2014.
Perkembangan ini terutama dipengaruhi ekspor migas yang tumbuh 6,34% (mtm) didorong kenaikan lifting minyak pada Februari 2014 yang mencapai 838 ribu barel per hari.
Sementara itu, impor migas turun 2,61% (mtm), dipengaruhi turunnya impor hasil minyak sebesar 11,56% (mtm) pada Februari 2014.
“Ke depan, neraca perdagangan diharapkan terus positif sejalan dengan pemulihan perekonomian global dan kenaikan harga komoditas ekspor. Dengan perkembangan ini, BI berkeyakinan defisit transaksi berjalan keseluruhan tahun 2014 dapat ditekan di bawah 3% dari PDB,” pungkasnya.
Â














