Sementara Bambang DH jauh dibawahnya. Sementara siapa yang akan duduk di Cagub atau Cawagub menjadi kewenangan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri,’’tegasnya, Selasa (2/4).
Karenanya, jika DPP tetap memaksakan Bambang DH sebagai Cagub atau Cawagub Jatim, maka suara PDI Perjuangan dipastikan akan gembos. Mengingat hampir sebagian besar DPC di Jatim menolak dengan alasan figur Bambang DH terkesan angkuh. Disisi lain nama Bambang DH kurang mendongkrak di Jatim.
“Belum lagi kasus-kasus hukum yang tengah membelitnya. Karena itu, terlalu beresiko bagi PDI Perjuangan jika mengusung Bambang DH,” ujar sumber internal itu.
Yang pasti, lanjutnya dari hasil survey yang dilakukan DPP, hampir seluruh kader mendesak agar Cagub dan Cawagub yang diusung PDI Perjuangan harus dari kader sendiri. Hal ini semata-mata untuk mendongkrak pencapaian suara PDI Perjuangan dalam Pileg 2014 nanti dan Pilpres mendatang.
Secara terpisah, Ketua Bappilu DPD PDI Perjuangan Jatim, Suhandoyo membenarkan jika PDI Perjuangan cenderung mengusung kader sendiri dalam Pilgub Jatim 2013. Nama-nama yang muncul untuk Cagub diantaranya Said Abdullah, Buchori, Suhandoyo dan Sirmadji.
Meski awalnya nama Bambang DH sempat muncul, namun setelah ada keputusan yang bersangkutan mengundurkan diri dari pencalonan, maka otomatis nama Wawali Kota Surabaya inipun tidak masuk dalam bursa yang dicalonkan dalam Pilgub Jatim.














