SURABAYA-Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus berupaya untuk membantu mengurangi kemacetan di Kota Surabaya dan sekitarnya, yang semakin hari semakin sulit dikendalikan. Bekerjasama dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI, Dinas Perhubungan dan Lalu Lintas Angkutan Jalan (Dishub dan LLAJ) Jawa Timur akan mengembangkan angkutan massal berbasis bus. Kepala Dishub dan LLAJ Provinsi Jawa Timur Wahid Wahyudi kepada wartawan kemarin mengungkapkan, bus priority ini rencananya akan bebas dari hambatan traffic light, karena dipasangi alat sistem khusus. “Ketika bus melewati traffic light, maka secara otomatis trafic light akan berubah menjadi hijau, sehingga bus akan terus berjalan,” kata Wahid.
Dia mengatakan, nantinya jarak antar bus yang satu dengan lainnya sekitar 10 menit. Tujuannya, agar dapat memberikan pelayanan yang terbaik bagi pengguna transportasi bus. Penumpang tidak harus menunggu lama. Dengan didukung sistem yang terkoneksi pada trafic light ini akan memudahkan ketepatan waktu bus dalam perjalanannya.Untuk mendukung program angkutan massal ini, kata Wahid, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub RI. Rencananya, pada tahun 2014 mendatang, Pemprov Jatim akan dibantu oleh Kemenhub RI sekitar 30 bus.














