Ditambah lagi dengan meningkatnya permintaan dollar AS para pengusaha menjelang akhir bulan, secara tidak langsung akan membatasi penguatan rupiah terhadap dollar AS.
Bahkan kata dia, rupiah berpotensi tertekan hingga akhir pekan ini karena para pelaku pasar akan mengantisipasi liburan panjang perayaan Paskah.
“Namun, membaiknya perkiraan data durable goods order AS diperkirakan akan membantu mempertahankan penguatan dollar AS terhadap mata uang kuat lainnya,” pungkas dia












