Dalam konteks ekonomi global secara umum, industri pariwisata telah menjadi salah satu industri yang paling dinamis disamping perbankan dan industri otomotif. Sementara itu, fakta juga menunjukkan bahwa pariwisata berbasis syariah merupakan bagian penting dari kecenderungan ini.
Dari Indonesia, jelasnya sejumlah perkembangan dalam mendukung ekonomi Islam terutama sektor pariwisata syariah antara lain adalah, pencanangan gerakan ekonomi syariah pada tahun 2013 oleh pemerintah, percepatan pembangunan infrastruktur yang mendukung peningkatan pariwisata baik domestik maupun internasional dan penerbitan Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tentang pariwisata syariah. “Indonesia juga akan membentuk kelompok kerja terpadu pengembangan wisata syariah yang terdiri dari tim pejabat pemerintah, perwakilan MUI, akademisi, serta kalangan profesional dan unsur-unsur industri pariwisata,” katanya.
Dia mengatakan tantangan terbesar dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi Islam, termasuk dan terutama pariwisata syariah adalah dalam sosialisasi, promosi dan edukasi kepada masyarakat. “Kami berharap negara-negara anggota OKI dapat meningkatkan kerjasama di bidang ini dan mencari peluang-peluang untuk melaksanakan kerjasama yang lebih aktif dalam mempromosikan pengembangan pariwisata syariah,” katanya.













